Produk Pilihan

Kesing

Produk Terbaru

Musa, Hafidz Cilik Penghafal 30 Juz " Juara III Dunia "

Publikasi 28 Agustus 2016

Karogaul.com - Pada lomba itu Musa diminta untuk menuntaskan 6 soal. Seluruh soal berhasil dilalui Musa dengan tenang, tanpa salah maupun lupa. Lancarnya bacaan dan ketenangan Musa dalam  membawakan ayat-ayat Alquran yang ditanyakan membuat Ketua Dewan Juri Sheikh Helmy Gamal, Wakil Ketua Persatuan Quran Mesir, dan sejumlah hadirin meneteskan air mata.

Menteri Wakaf Mesir Prof DR Mohamed Mochtar Gomaa menyampaikan takjubnya kepada Musa yang berusia paling kecil dan tidak bisa berbahasa Arab, tapi menghafal Alquran dengan sempurna.
Sementara itu, penghafal Alquran cilik berumur tujuh tahun asal Bangka Barat, Bangka Belitung, ini juga membuat Presiden Jokowi Bangga. ”Kita bangga dengan prestasi Musa La Ode Abu Hanafi, hafidz 7 tahun di Musabaqah Hifzil Quran Internasional di Mesir,” tulis Jokowi dalam akun twitternya, Minggu (17/4).
Musa mengikuti lomba cabang Hifz Alquran 30 juz untuk golongan anak-anak. Ia menjadi daya tarik tersendiri dalam perlombaan tersebut lantaran merupakan peserta paling kecil di antara seluruh peserta lomba. Peserta lainnya berusia di atas 10 tahun.

Jawa Pos (Radar Cirebon Group) pernah menurunkan tulisan soal musa. Tingkah Musa memang tidak berbeda dengan layaknya anak seusianya. Suka bermanja-manja dan kadang-kadang rewel. Sepintas orang tak akan menyangka dia menghafal 30 juz Alquran.

Minat Musa terhadap Alquran sudah tampak sejak dirinya belum genap berusia dua tahun. ”Setiap kali saya perdengarkan kaset murottal (pembacaan) Alquran anak, dia senang dan sangat antusias menirukan,” ungkap La Ode Abu Hanafi, ayah Musa. Melihat kondisi tersebut, Hanafi pun makin sering memperdengarkan kaset murottal kepada Musa.

Tidak lama setelah ulang tahun kedua Musa, Hanafi memulai bimbingan Alquran untuk anaknya itu. Karena Musa belum bisa membaca Alquran, Hanafi membimbingnya dengan metode talqin atau membacakan hafalan. Musa diminta menirukan pelafalan sang ayah. Mengingat usia sang anak, Hanafi mengajarinya dengan perlahan. Satu sesi belajar hanya berlangsung lima sampai sepuluh menit.

Bukan hal mudah mengajarkan Alquran kepada bocah yang ketika itu berusia dua tahun. Proses Musa untuk menjadi hafiz, beber Hanafi, tidak seperti yang dibayangkan kebanyakan orang. Bagian pertama yang diajarkan kepada Musa adalah surat terakhir Alquran, yakni An Naas.

”Saya ajarkan qul saja, butuh dua sampai tiga hari dia ikuti,” kenangnya. Kemudian, menyambungkan kata qul dengan a’udzu juga butuh waktu. Durasi Musa untuk menghafal Qul a’udzu birobbinnaas (ayat pertama surat An Naas yang berarti Katakanlah, aku berlindung dari Tuhan manusia) butuh setidaknya satu pekan.
Kemudian, saat berhasil menghafal ayat kedua, Musa lupa bagaimana bunyi ayat pertamanya sehingga hafalan harus diulang dari awal. ”Jadi, surat An Naas itu mungkin bisa ratusan kali diulang sama saya,” ungkapnya. Metode talqin tersebut hanya dilakukan selama dua tahun dan menghasilkan hafalan dua juz ”saja”, yakni juz 30 dan 29. Hanafi mengajari Musa menghafal dari belakang, yakni dari juz 30 hingga 18. Kemudian, dia melanjutkan pelajaran menghafal dari juz 1.

Di usianya yang keempat tahun, Musa sudah bisa membaca Alquran sehingga proses hafalan menjadi lebih ringan daripada sebelumnya. Karena sudah bisa membaca Alquran, Musa mulai bisa belajar mandiri. Setiap hari Musa mampu menghafal 2,5 sampai 5 halaman Alquran dan diperdengarkan di depan Hanafi.
Dalam bimbingan Hanafi, Musa bisa menghabiskan waktu enam sampai delapan jam untuk menghafal Alquran. Hanafi memang seorang guru mengaji. Hanafi juga menghidupi keluarganya lewat kebun karet miliknya dan usaha dagangnya.

Lazimnya seorang bocah, waktu bermain juga menjadi kebutuhan yang tak bisa diabaikan. Untuk itu, setiap empat hari Hanafi meliburkan pelajaran menghafal Alquran dan memberi Musa kesempatan bermain seharian.

“Musa main mobil, kereta, sama bola sampai kotor,” ucap Musa saat ditanya mainan kesukaannya sembari bergelayut manja di pangkuan sang ayah. Sempat pula Musa menangis karena lelah. Namun, setelah diberi mainan, tangisnya mereda.

Hanafi menuturkan, putranya bisa jadi apa saja suatu saat kelak. Bisa dokter, ulama, tentara, atau profesi lainnya. Namun, Hanafi memang punya target agar Musa menjadi hafiz dahulu. “Agar dia bisa bermanfaat untuk (agama) Islam dan umat Islam,” tutur suami Yulianti itu.

Musa tampak tidak terbebani gelar hafiz yang disematkan kepada dirinya. Sebagaimana layaknya bocah, dia sangat senang manakala disodori mainan. Musa juga sudah punya cita-cita yang ingin diraihnya. “Ingin jadi pilot,” ucap Musa lugas.

Hanafi mengakui bahwa dirinya dan istrinya bukanlah hafiz. Dia juga awalnya tidak yakin anaknya mampu. Namun, setelah merenung, dia dan sang istri memantapkan niat untuk menjadikan Musa seorang hafiz.

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Review Product

Dompet & Jam Custom

Pesan Sekarang : Klik Disini

Reseller Karo gaul

Join Sekarang : Klik Disini

Artikel

Jasa Pengiriman
Bank Transfer
Copyright © 2020 |Karo Gaul
%0
%100
%17
%20
%25
%30
%40
%50
+0
+100
+10000
+10500
+12000
+150
+1600
+200
+2000
+250
+300
+3100
+350
+400
+4000
+50
+500
+550
$0
$100000
$12000
$120000
$1200000
$1400000
$150000
$1520000
$185000
$198000
$20000
$200000
$240000
$2400000
$250000
$2520000
$260000
$280000
$300000
$350000
$3600000
$40000
$400000
$42000
$440000
$50000
$500000
$52000
$60000
$600000
$700000
$750000
$800000
APD
artikel
batak news
brando mamana
disinfektan
dompet
dompet custom
Hand Sanitizer
Helm
Helm Gaul
islam
Jaket
Jaket Karo
jam
jam custom
kampus
kaos
Kaos Karo
karo artis
karo gaul
karo gokil
karo islam
karo kuliner
karo news
karo puisi
karo sejarah
karo sumatera
karo unik
karo wisata
KBB
Kesing
Kesing Batak
Kesing Karo
Kesing Simalungun
Kesing Toraja
kolom
kurma
madu
makanan
masker
masker corona
masker hijab
masker karo
masker scuba
maskes custom
minum
Minyak Karo
Mug
Mug & Tumbler
news
Photobook
Photobook Karo
pop socket
powerbank
powerbank batak
powerbank karo
produk
Promo
Q&A
Reseller
singgamanik
tiger karo
Topi
topi coronar
Topi Karo
tumbler
Tumbuk lada
video
vintage
viral