-->

Wisata Medan

medan bogor

Trending

Eksistensi Kerajaan Haru-Karo

Publikasi 18 Agustus 2019
Foto Gadis Karo dengan pakaian tradisioanal tahun 1925, koleksi Tropenmuseum
Kerajaan Haru-Karo (Kerajaan Aru) mulai menjadi kerajaan besar di Sumatera, namun tidak diketahui secara pasti kapan berdirinya. Namun, Brahma Putra, dalam bukunya "Karo dari Zaman ke Zaman" mengatakan bahwa pada abad 1 Masehi sudah ada kerajaan di Sumatera Utara yang rajanya bernama "Pa Lagan". Menilik dari nama itu merupakan bahasa yang berasal dari suku Karo. Mungkinkah pada masa itu kerajaan haru sudah ada?, hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.(Darwan Prinst, SH :2004)
Kerajaan Haru-Karo diketahui tumbuh dan berkembang bersamaan waktunya dengan kerajaan Majapahit, Sriwijaya, Johor, Malaka dan Aceh. Terbukti karena kerajaan Haru pernah berperang dengan kerajaan-kerajaan tersebut. Kerajaan Haru pada masa keemasannya, pengaruhnya tersebar mulai dari Aceh Besar hingga ke sungai Siak di Riau.
Terdapat suku Karo di Aceh Besar yang dalam bahasa Aceh disebut Karee. Keberadaan suku Haru-Karo di Aceh ini diakui oleh H. Muhammad Said dalam bukunya "Aceh Sepanjang Abad", (1981). Ia menekankan bahwa penduduk asli Aceh Besar adalah keturunan mirip Batak. Namun tidak dijelaskan keturunan dari Batak mana penduduk asli tersebut. Sementara itu, H. M. Zainuddin dalam bukunya "Tarich Atjeh dan Nusantara" (1961) mengatakan bahwa di lembah Aceh Besar disamping terdapat kerajaan Islam terdapat pula kerajaan Karo. Selanjunya disebutkan bahwa penduduk asli atau bumi putera dari ke-20 mukim bercampur dengan suku Karo. Brahma Putra, dalam bukunya "Karo Sepanjang Zaman" mengatakan bahwa raja terakhir suku Karo di Aceh Besar adalah Manang Ginting Suka.
Kelompok karo di Aceh kemudian berubah nama menjadi "Kaum Lhee Reutoih" atau Kaum Tiga Ratus. Penamaan demikian terkait dengan peristiwa perselisihan antara suku Karo dengan suku Hindu di sana yang disepakati diselesaikan dengan perang tanding. Sebanyak tiga ratus (300) orang suku Karo akan berkelahi dengan empat ratus (400) orang suku Hindu di suatu lapangan terbuka. Perang tanding ini dapat didamaikan dan sejak saat itu suku Karo disebut sebagai kaum tiga ratus dan kaum Hindu disebut kaum empat ratus.
Dikemudian hari terjadi pencampuran antar suku Karo dengan suku Hindu dan mereka disebut sebagai kaum Ja Sandang. Golongan lainnya adalah Kaum Imeum Peuet dan Kaum Tok Batee yang merupakan campuran suku pendatang, seperti: Kaum Hindu, Arab, Persia, dan lainnya. (wikiwand)

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Review Product

Artikel

Jasa Pengiriman
Bank Transfer
Copyright © 2022 |Karo Gaul
%0
%100
%17
%20
%25
%30
%40
%50
%60
+0
+100
+1000
+10000
+10500
+12000
+150
+1600
+200
+2000
+250
+300
+3100
+350
+400
+4000
+50
+500
+550
$0
$100000
$12000
$120000
$1200000
$1400000
$150000
$1520000
$17000
$185000
$198000
$20000
$200000
$240000
$2400000
$250000
$2520000
$260000
$280000
$300000
$350000
$3600000
$40000
$400000
$42000
$440000
$50000
$500000
$52000
$60000
$600000
$7000
$70000
$700000
$750000
$800000
$97000
aceh
Alat Cuci Motor
APD
artikel
bali
bandung
berastagi
binjai
bogor
brando mamana
cayon
ciamis
cirebon
dairi
danautoba
deliserdang
desliserdang
disinfektan
dompet
dompet custom
Face Shield
garut
Hand Sanitizer
Helm
Helm Gaul
humbanghasudutan
islam
jakarta
Jaket
Jaket Karo
jam
jam custom
jogja
kampus
kaos
Kaos Batak
Kaos Karo
Kaos Kemerdekaan
karanganyar
karo
karo artis
karo gaul
karo gokil
karo islam
karo kuliner
karo news
karo puisi
karo sumatera
karo unik
KBB
Kesing
Kesing Batak
Kesing Batik
Kesing Jawa
Kesing Karo
Kesing Simalungun
Kesing Toraja
Kesing uang
Koas Karo
kolom
kopi
kopi bali
kotabatu
kuliner
kuningan
kurma
labuhanbajo
langkat
lombok
lumajang
madu
majalengka
makanan
malang
maluku
masker
masker corona
masker custom
masker hijab
masker karo
masker scuba
maskes custom
medan
minum
Minyak Karo
Mug
Mug & Tumbler
munte
news
parapat
pariaman
payakumbuh
Photobook
Photobook Karo
Polaroid
pop socket
powerbank
powerbank batak
powerbank karo
Probolinggo
produk
Promo
Q&A
Reseller
sabang
samosir
sandal
sandal karo
sandalcustom
semarang
serdangberdagai
siantar
sibolangit
sibolga
simalungun
singgamanik
siosar
solo
solok
sukabumi
sumaterabarat
sumedang
sumut
tapsel
tapteng
taput
tasikmalaya
tiger karo
tobasa
Topi
topi coronar
Topi Karo
tumbler
Tumbuk lada
video
vintage
viral