Tujuh Perawat RSUP Haji Adam Malik Terpapar COVID-19, Seluruhnya Petugas Kamar Operasi

Sebanyak tujuh perawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan, dinyatakan positif terinfeksi virus corona (COVID-19). Ketujuh tenaga kesehatan tersebut diketahui merupakan petugas yang bertugas di kamar operasi rumah sakit rujukan nasional tersebut.

Informasi ini dibenarkan oleh Kasubbag Humas RSUP Haji Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak, saat dikonfirmasi pada Jumat. Ia menyampaikan bahwa para perawat tersebut saat ini tengah menjalani perawatan dan isolasi sesuai prosedur kesehatan.

“Benar, terdapat perawat kami yang saat ini dirawat di ruang isolasi karena terkonfirmasi positif COVID-19,” ujarnya.

Rosario menjelaskan, penularan yang dialami ketujuh perawat tersebut bukan berasal dari penanganan pasien COVID-19 di rumah sakit. Berdasarkan hasil penelusuran, mereka terinfeksi setelah melakukan kontak erat dengan orang tanpa gejala (OTG).

“Penularannya bukan dari pelayanan pasien COVID-19, melainkan akibat kontak erat dengan OTG,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan, dari total tujuh perawat yang terkonfirmasi positif, lima orang mulai menjalani isolasi sejak Sabtu (6/6), sementara dua lainnya diisolasi sejak Selasa (9/6).

“Seluruh perawat yang diisolasi tersebut berjenis kelamin perempuan,” tambah Rosario.

Pihak RSUP Haji Adam Malik memastikan bahwa langkah penelusuran kontak, sterilisasi area kerja, serta penerapan protokol kesehatan ketat terus dilakukan guna mencegah penyebaran lebih lanjut di lingkungan rumah sakit.