-->

Produk Pilihan

Kesing

Produk Terbaru

Cerita Petani di Karo Saat Harga Kol Rp200/Kg, Ada yang Tidak Panen dan Membiarkan Busuk di Ladang

Publikasi 13 September 2020

 Cerita Petani di Karo Saat Harga Kol Rp200/Kg, Ada yang Tidak Panen dan Membiarkan Busuk di Ladang

Karogaul.com - Akibat harga sayur kol turun drastis di kisaran Rp200 per kilo gram (kg), beberapa petani di Kecamatan Berastagi, Kecamatan Merdeka, Kecamatan Kecamatan Simpang Empat, Merek dan Tigapanah, Kabupaten Karo, Propinsi Sumatra Utara membiarkan sayur kol tersebut membusuk di ladang mereka.

Demikian diungkapkan oleh seorang petani sayur kol bernama Ardi Ginting (30) kepada wartawan, Sabtu (12/9/2020) siang.

"Mau dipanen harganya sangat murah, untuk ongkos panen saja tidak nutup,” ungkap Ardi yang mengeluhkan soal harga kol tersebut.

Ardi menyebutkan, kali ini mengalami gagal panen. “Empat bulan yang lewat harga kubis mencapai Rp3.000 per kilo gram, tapi saat ini harga di tingkat petani hanya Rp200 per kilo di lahan pertanian. Harga Rp 3.000 itu hanya bertahan beberapa bulan saja. Setelah itu? terus menurun hingga Rp. 200 per kilogram. Itupun tergantung dari kualitasnya,” sebut Ardi.

Cerita Petani di Karo Saat Harga Kol Rp200/Kg, Ada yang Tidak Panen dan Membiarkan Busuk di Ladang

Sebab, lanjut Ardi, Untuk biaya perawatan hingga masa panen membutuhkan biaya sebanyak Rp10 juta. Dengan harga kubis Rp200 sudah dipastikan akan mengalami kerugian yang cukup besar.

“Padahal kubis sudah saya semprot secara intensif agar tidak mudah busuk. Kubis - ubis milik saya tetap busuk, sekarang hanya bisa digunakan sebagai tambahan pupuk,” ungkap Ardi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ruben Karo - karo seorang petani kubis di Kecamatan Merek. Ia mengatakan harga kubis selama tiga bulan ini turun menjadi Rp. 300 sampai 200 per kg.

"Kami tak bisa berbuat apa - apa melihat harga kubis turun. 3 bulan yang lewat harga kubis masih Rp. 3000 per kg,” kata Ruben.

Ruben menyebutkan, bahwa upah memotong sayur kubis dan upah angkutannya lumayan besar.

”Kalau di lahan pertanian harga kubis mencapai 200 per kg,” kata Ruben petani yang memiliki lahan kubis seluas 1 hektar ini.

"Kalau dalam kondisi normal, harga kubis Rp 1.000-Rp 1.500 per kilogram. Namun, saat ini harga kubis terjun bebas, menjadi Rp 200 hingga 300 per kilogram. Kalau harganya demikian, bagaimana kami bisa mengeruk keuntungan,” sebut Ruben.

Ruben menjelaskan, jika harga masih Rp 1.000 hingga Rp 1.500 per kilogram, petani masih bisa mendapatkan penghasilan. 

“Kalau harga kubis menjadi Rp 200 per kilogram, dalam 1 hektar lahan kubis hanya mampu mendapatkan Rp 2 hingga 3 juta. Bahkan, ada yang malah rugi,” ujarnya.

"Dalam 1 hektar lahan, biaya yang harus dikeluarkan oleh petani kubis Rp 8 juta hingga Rp 10 juta. Biaya tersebut dikeluarkan untuk membeli bibit kubis. Selain itu, juga ada biaya perawatan dan upah para buruh tani," beber Ruben.

Terkait harga sayur, seorang pedagang sayur, Juli Sembiring, kepada wartawan, Sabtu (12/10/2020) mengungkapkan, bahwa anjloknya harga sayuran disebabkan karena banyaknya stok dari petani. Hal itu dirasakan mulai pertengahan musim penghujan tahun ini, dan masih terus berlanjut sampai sekarang.

“Kalau musim hujan seperti ini stok sayuran dari petani sangat banyak, sehingga harganya turun. Sebenarnya juga kasihan pada petani, mereka pasti mengalami kerugian. Tapi kami juga tidak bisa berbuat banyak,” kata Juli. (Petunjuk7)


MASKER KARO

Info Pemesanan : 


Artikel

Baca Artikel Lainnya

Review Product

Dompet & Jam Custom

Pesan Sekarang : Klik Disini

Reseller Karo gaul

Join Sekarang : Klik Disini

Artikel

Jasa Pengiriman
Bank Transfer
Copyright © 2020 |Karo Gaul
%0
%100
%17
%20
%25
%30
%40
%50
%60
+0
+100
+1000
+10000
+10500
+12000
+150
+1600
+200
+2000
+250
+300
+3100
+350
+400
+4000
+50
+500
+550
$0
$100000
$12000
$120000
$1200000
$1400000
$150000
$1520000
$185000
$198000
$20000
$200000
$240000
$2400000
$250000
$2520000
$260000
$280000
$300000
$350000
$3600000
$40000
$400000
$42000
$440000
$50000
$500000
$52000
$60000
$600000
$70000
$700000
$750000
$800000
Alat Cuci Motor
APD
artikel
batak news
brando mamana
disinfektan
dompet
dompet custom
Face Shield
Hand Sanitizer
Helm
Helm Gaul
islam
Jaket
Jaket Karo
jam
jam custom
kampus
kaos
Kaos Batak
Kaos Karo
Kaos Kemerdekaan
karo artis
karo gaul
karo gokil
karo islam
karo kuliner
karo news
karo puisi
karo sejarah
karo sumatera
karo unik
karo wisata
KBB
Kesing
Kesing Batak
Kesing Batik
Kesing Jawa
Kesing Karo
Kesing Simalungun
Kesing Toraja
Kesing uang
Koas Karo
kolom
kurma
madu
makanan
masker
masker corona
masker custom
masker hijab
masker karo
masker scuba
maskes custom
minum
Minyak Karo
Mug
Mug & Tumbler
news
Photobook
Photobook Karo
Polaroid
pop socket
powerbank
powerbank batak
powerbank karo
produk
Promo
Q&A
Reseller
singgamanik
tiger karo
Topi
topi coronar
Topi Karo
tumbler
Tumbuk lada
video
vintage
viral