-->

Produk Pilihan

Kesing Karo

Produk Terbaru

Pasti Seru, Inilah 5 Destinasi Wisata Hits di Tembung yang Bisa Kamu Jelajahi

Publikasi 17 Juni 2021

Karogaul.com - Jika kamu diberikan kesempatan untuk mengunjungi sebuah destinasi wisata, kemana kamu akan pergi? Pastinya banyak yang akan kamu kunjungi, dari mulai menikmati keseruan bermain air laut di pantai yang indah, menyegarkan pandang dengan panorama indah di pegunungan, atau membahagiakan bathin kamu dengan mengunjungi wisata heritage. 

Banyak destinasi wisata di Indonesia yang tentunya memiliki daya tarik yang sangat memikat hati, karenanya banyak wisatawan asing yang mengunjungi Indonesia.

Namun, untuk memanjakan bathin, menikmati keseruan, menyegarkan pandang dari sebuah destinasi wisata, kesempatan itu kamu sendiri yang menciptakan. Larilah dari rutinitas yang membuat waktu yang kamu rasakan terbuang tanpa kesan. Habis digerogoti kerjaan yang menumpuk, tugas kuliah yang tidak ada habisnya, atau rutinitas lainnya sehingga kamu lupa untuk memanjakan benakmu untuk berwisata ke destinasi impianmu.



Ketakutan untuk menjelajahi tempat wisata umumnya karena budget uang yang tak memadai, memang benar budget adalah hal utama untuk melakukan perjalanan ke destinasi wisata. Tapi bila untuk sekedar liburan, budget sebenarnya bukan masalah besar, dengan budget yang minim bisa saja kamu pergi ke tempat impianmu. 

Liburan murah ala backpacker misalnya, atau traveling dengan partner agar bisa share cost, dan banyak lagi beberapa solusi mengenai ketakutan kamu akan budget yang tidak memadai untuk pergi berwisata.

Liburan murah yang Aku lakukan beberapa pekan lalu dan cukup memuaskan bathin dengan lari dari rutinitas yang ada, walaupun hanya sekitar kota Medan tapi cukup membahagiakan. 

Jalan – jalan ke seputaran kecamatan Medan Tembung, yang buat ini lebih mengesankan lagi aku berkeliling dengan Aditya Gumay salah satu tim Taukotembung dan Davi seorang blogger aktif di Medan.

1. Rumah Panggung

Nah, sebelum berkeliling seputaran Tembung, aku mencari – cari alamat rumah Aditya, dengan bantuan GPS aku malah tersesat saat mencari rumah Aditya, akhirnya ketemu kemudian Davi datang karena rumahnya memang di sekitaran Medan tembung. Mulailah kami membuat list destinasi yang akan kami kunjungi, yang pertama Rumah Panggung.


Setelah sampai di rumah panggung, hebatnya rumah ini masih menyimpan keasliannya. Rumah panggung ini terletak di Simpang pasar 10 Tembung. Menurut cerita Hj. Dahlina yang merupakan penghuni rumah tersebut, rumah ini konon berdiri sebelum kemerdekaan Indonesia diproklamirkan sekitar 1939 juga ada yang mengatakan berdiri sejak tahun 1942. 

Rumah panggung ini digunakan untuk rumah dinas asisten perkebunan, merupakan jabatan terpenting pada zamannya. Dan faktanya, ternyata rumah panggung ini kata ibu Hj. Dahlina ada banyak, seputaran Rumah Panggung ini awalnya semua rumah panggung tapi sekarang tertutup bangunan – bangunan baru. Padahal rumah panggung ini peninggalan bersejarah dan termasuk bangunan heritage yang perlu dilestarikan.

2. Peternakan Perah Susu Sapi

Setelah dari Rumah Panggung, kami jauh ke tepi perbatasan Medan Tembung dan Deli Serdang, sebuah peternakan perah susu sapi. Setelah lama ngobrol di Rumah Panggung dan sejarah rumah tersebut, kali ini aku pergi menyapa sapi di sebuah peternakan yang beralamat di Pasar 1 Tembung Desa Tambak Rejo



Peternakan Sapi di sini sudah cukup lama dikelolah, dan pengelolah sekaligus yang punya adalah orang keturunan India, yang mana menurut cerita ketika dulu jauh sebelum Indonesia merdeka dan mengalami kecamuk politik sosial, para pendatang mulai menepi dari kawasan padat penduduk. Maka dari itu, peternakan sapi ini terbilang cukup lama. 

Disamping itu, perjalanan kami di peternakan susu sapi diakhiri dengan membeli susu sapi murni, 20.000 untuk 1 liter dan 10.000 untuk ½ liter susu sapi.

3. Kampung Hijau

Kemudian sudah puas bermain dengan sapi, dengan segala tingkah yang kami lakukan disana, aku dan kawan – kawan melanjutkan ke destinasi selanjutnya. Kampung hijau terletak di tepi sungai, mengapa disebut kampung hijau, awalnya tepi sungai kelurahan bandar khalipah dipenuhi dengan tanaman hijau, begitulah ujar bapak yang tidak mau menyebutkan namanya saat ditanyai oleh Davi. 

Si bapak adalah orang yang ingin mengembalikan kondisi tepi sungai kelurahan bandar khalipah ke kondisi yang dulu saat dia masih muda. Pelan – pelan membuang sampah membersihkan sekitar tepi sungai, kemudian menanam tumbuhan – tumbuhan di tepi sungai tersebut. Kata si bapak masih juga ada yang membuang sampah di sini, tak segan si bapak menegurnya.



Saat kami ke sana, banyak anak – anak sekitar yang mandi di sungai tersebut. Sangat disayangkan aku tidak membawa baju ganti, padahal hasrat teringin untuk mencoba air sungai kecoklatan, sekilas seperti sungai susu coklat mengalir dan bermuara ke ujung hilir.

4. Rujak Simpang Jodoh

Setelahnya, kami mengunjungi sebuah kawasan yang dapat menyatukan dua manusia jomblo, inilah rujak simpang jodoh. Siapa yang tidak mengenal kawasan ini, bahkan disekitarnya ada subuah supermarket dengan nama Jodoh Centre, menarik. Sekilas seperti sebuah pusat jodoh, dimana tempat ini selalu ramai orang.



Katanya si Aditya yang memang tinggal di sekitaran sini, banyak indikator untuk menilai rujak yang mana yang enak. Karena di persimpangan ini ramai sekali orang berjualan rujak, jadi sebelum membelinya lihat tempat yang ramai pembeli, kemudian tempat berjualan merupakan gerobak dorong beroda, dan yang terakhir penjualnya orang tua. 

Walaupun indikator ini sedikit aneh, tapi ada benarnya juga sih. Terkadang yang berjualan di sini merupakan turun temurun, demi menjaga khas kecamatan Medan Tembung itu sendiri, tapi belum banyak perhatian pemerintah untuk mengelolahnya, malah kabarnya mau dipindahkan karena kemacetan sering terjadi di persimpangan ini. Tempat yang bersejarah, seharusnya kota menghargainya.

5. Kopi Sadis

Setelah seharian berkeliling kecamatan Medan Tembung, kami mengakhiri ekspedisi jalan - jalan kami di sebuah kafe hits di sini. Yaitu, kopi sadis. Terdengar menyeramkan namun setelah kamu memasuki area kafe, kamu akan nyaman dimanjakan pemandangan kafe bergaya garden, dengan konsep eksterior bernuansa hijau tak khayal selalu ramai pengunjung. 

Nama menu kafe yang sedikit alay, mungkin merupakan daya tarik tersendiri. Kopi sadis terkesan menyeramkan, bila kamu tahu arti singkatannya kamu akan tersenyum dan penasaran ingin mengunjungi kafe tersebut. 



Itulah 5 Destinasi Yang Wajib kamu kunjungi Saat ke Tembung. Semoga Informasi ini bermanfaat buat kamu yang ingin jalan-jalan diSekitar Tembung ya.

Written By : Aizeindra
Website : www.Aizeindra.com

Artikel

Baca Artikel Lainnya

Review Product

Artikel

Jasa Pengiriman
Bank Transfer
Copyright © 2020 |Karo Gaul
%0
%100
%17
%20
%25
%30
%40
%50
+0
+100
+1000
+10000
+10500
+12000
+150
+1600
+200
+2000
+250
+300
+3100
+350
+400
+4000
+50
+500
+550
$0
$100000
$12000
$120000
$1200000
$1400000
$150000
$1520000
$17000
$185000
$198000
$20000
$200000
$240000
$2400000
$250000
$2520000
$260000
$280000
$300000
$350000
$3600000
$40000
$400000
$42000
$440000
$50000
$500000
$52000
$60000
$600000
$7000
$70000
$700000
$750000
$800000
$97000
Alat Cuci Motor
APD
artikel
batak news
brando mamana
disinfektan
dompet
dompet custom
Face Shield
Hand Sanitizer
Helm
Helm Gaul
islam
Jaket
Jaket Karo
jam
jam custom
kampus
kaos
Kaos Batak
Kaos Karo
Kaos Kemerdekaan
karo artis
karo gaul
karo gokil
karo islam
karo kuliner
karo news
karo puisi
karo sumatera
karo unik
KBB
Kesing
Kesing Batak
Kesing Batik
Kesing Jawa
Kesing Karo
Kesing Simalungun
Kesing Toraja
Kesing uang
Koas Karo
kolom
kopi
kopi bali
kurma
madu
makanan
masker
masker corona
masker custom
masker hijab
masker karo
masker scuba
maskes custom
minum
Minyak Karo
Mug
Mug & Tumbler
news
Photobook
Photobook Karo
Polaroid
pop socket
powerbank
powerbank batak
powerbank karo
produk
Promo
Q&A
Reseller
sandal
sandal karo
sandalcustom
singgamanik
tiger karo
Topi
topi coronar
Topi Karo
tumbler
Tumbuk lada
video
vintage
viral