Deretan Artis Suku Karo yang Berhasil di Kancah Nasional Indonesia

Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan budaya dan etnis yang luar biasa. Salah satu suku yang konsisten melahirkan talenta berbakat di dunia hiburan nasional adalah suku Karo dari Sumatera Utara.

Ciri wajah yang tegas dan khas membuat banyak figur publik asal Karo mudah dikenali. Namun bukan hanya soal paras, bakat seni—terutama di bidang musik dan tarik suara, menjadi kekuatan utama yang telah mengantarkan banyak putra-putri Karo menembus industri hiburan Tanah Air.

Musik tradisional Karo seperti “Piso Surit” bahkan telah melampaui batas etnis dan generasi. Lagu ini berulang kali diaransemen ulang dan dinyanyikan oleh berbagai musisi nasional, membuktikan kuatnya pengaruh budaya Karo dalam khazanah musik Indonesia.

Berikut ini deretan artis suku Karo yang sukses di tingkat nasional, dari penyanyi, jurnalis, hingga aktor layar lebar.

1. Lyodra Ginting – Diva Muda Berprestasi Indonesia

Lyodra Margareta Ginting adalah salah satu penyanyi muda paling berpengaruh di Indonesia saat ini. Namanya melejit setelah keluar sebagai juara Indonesian Idol 2020, menjadikannya pemenang termuda sepanjang sejarah ajang tersebut.

Penyanyi asal Medan ini tidak berhenti pada satu pencapaian. Setelah Indonesian Idol, Lyodra konsisten merilis lagu-lagu populer dan meraih berbagai penghargaan musik, baik nasional maupun internasional.

Prestasinya semakin diakui ketika ia masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Indonesia 2022, sebagai figur muda inspiratif yang memberi dampak positif bagi generasi seusianya. Lyodra sering disebut sebagai simbol keberhasilan talenta muda Karo di panggung musik modern Indonesia.

2. Agita Mahlika Bangun – Jurnalis Nasional dengan Latar Seni Musik

Agita Mahlika Bangun, kelahiran Jakarta, 18 September 1994, merupakan perempuan berdarah Karo yang dikenal luas sebagai presenter dan jurnalis tvOneNews.

Sejak remaja, Agita telah akrab dengan dunia musik. Saat SMA, ia aktif sebagai vokalis band sekolah dengan genre jazz, soul, dan pop. Prestasinya termasuk menjuarai berbagai kompetisi band dan meraih penghargaan Best Vocalist.

Ketika kuliah di Universitas Indonesia, Agita menyalurkan bakat vokalnya melalui Paragita UI, salah satu paduan suara kampus terbaik di Indonesia. Di saat yang sama, minatnya pada dunia jurnalistik berkembang, dibuktikan lewat pengalaman magang di The Jakarta Post dan CNN Indonesia.

Karier profesionalnya di dunia jurnalistik dimulai di tvOne sejak 2016. Dalam waktu relatif singkat, Agita dipercaya meliput isu-isu besar seperti ekonomi, politik nasional, militer, hingga demonstrasi besar, menjadikannya salah satu jurnalis muda yang diperhitungkan.

3. Tanta Ginting – Aktor Nasional dengan Latar Internasional

Tanta Jorekenta Ginting adalah aktor Indonesia berdarah Karo yang dikenal luas setelah memerankan Sutan Sjahrir dalam film Soekarno.

Lahir di Medan pada 16 Oktober 1981, Tanta menghabiskan masa remajanya di Amerika Serikat setelah mengikuti orang tuanya menetap di sana. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana Teknik Elektro di DeVry University, California, dan sempat bekerja di perusahaan teknologi besar seperti Northrop Grumman dan FANUC America.

Namun, passion seni membawanya ke dunia musik. Ia mendirikan band Fourwall, yang cukup dikenal di komunitas diaspora Indonesia di Amerika Serikat dan bahkan sempat merilis album.

Setelah kembali ke Indonesia, Tanta beralih ke dunia seni peran melalui teater musikal Gita Cinta: The Musical. Sejak itu, karier aktingnya terus berkembang hingga menjadi salah satu aktor film Indonesia yang kerap memerankan tokoh-tokoh penting dan karakter kompleks.

4. Santa Hoky Ginting – Penyanyi Dangdut Legendaris Asal Tanah Karo

Santa Hoky Ginting, lahir di Juhar, Tanah Karo pada 17 Agustus 1966, adalah figur unik yang menjembatani musik tradisional Karo dan dangdut nasional.

Ia dikenal sebagai perkolong-kolong dalam tradisi gendang guro-guro aron, namun namanya melejit secara nasional lewat dunia dangdut. Popularitasnya meroket di awal 1990-an lewat lagu “Setangkai Bunga Padi”.

Santa Hoky juga dikenal luas sebagai penyanyi dangdut yang mempopulerkan lagu-lagu Banjar dalam irama dangdut, bersama grup Solid AG. Beberapa lagu terkenalnya antara lain Mobil dan Bensin, Bunga-Bunga Cinta, dan Pesona Wanita.

5. Plato Ginting – Musisi Indie Karo dengan Sentuhan Modern

Plato Ginting adalah musisi indie asal Tanah Karo yang berperan besar dalam modernisasi musik Karo. Lahir di Desa Suka Taneh, Karo Simalem, pada 19 April 1991, Plato merupakan lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, jurusan Vocal Pop Jazz dengan fokus komposisi musik.

Plato dikenal konsisten mengangkat lagu-lagu berbahasa Karo ke dalam format band modern, tanpa meninggalkan unsur tradisional seperti keteng-keteng dan kucapi.

Album Self Titled miliknya memperkenalkan lagu-lagu Karo dengan nuansa yang mudah diterima generasi muda lintas etnis. Lagu seperti Kam, Tedeh, dan Sada Min Arihta dikenal luas karena liriknya yang sederhana namun bermakna dalam.

Selain lagu daerah, Plato juga sukses membawakan lagu berbahasa Indonesia seperti Sejak Hari Itu dan Mengsedih, membuktikan fleksibilitas musikalnya.

Deretan artis suku Karo di atas membuktikan bahwa budaya lokal tidak membatasi prestasi nasional. Justru, akar budaya yang kuat menjadi identitas dan keunggulan tersendiri di tengah industri hiburan Indonesia yang kompetitif.

Dari musik tradisional, dangdut, pop modern, hingga film layar lebar, talenta Karo terus hadir dan relevan, menegaskan kontribusi nyata suku Karo dalam perjalanan seni dan budaya Indonesia.