Widget HTML #1

Tol Bandara Kualanamu–Medan Amplas dan Tol KM 41 Sudah Bisa Dilalui, Operasional Gunakan Sistem Contra Flow

MEDAN — Dua ruas jalan tol penting di Sumatera Utara kembali dibuka setelah sempat tidak bisa dilalui. Tol Bandara Kualanamu menuju Medan Amplas serta ruas Tol KM 41 yang ambruk pada hari sebelumnya kini sudah bisa dilintasi pada Kamis, 4 Desember 2025, meski keduanya masih menerapkan sistem contra flow selama proses perbaikan berlangsung.

Tol Bandara Kualanamu – Medan Amplas Dibuka dengan Contra Flow

Ruas tol penghubung Bandara Internasional Kualanamu menuju Medan Amplas yang sempat terhambat kini kembali beroperasi. Petugas di lapangan terlihat mengatur arus lalu lintas menggunakan skema lawan arah (contra flow) untuk memastikan kendaraan dapat melintas dengan aman.

Pembukaan ini disambut baik pengguna jalan, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital menuju pusat Kota Medan dan kawasan Kualanamu.

Tol KM 41 yang Ambruk Mulai Bisa Dilintasi

Ruas Tol KM 41, yang ambruk pada hari sebelumnya dan menyebabkan penutupan total, kini juga telah dibuka secara terbatas. Pantauan pada Kamis pagi menunjukkan kendaraan sudah dapat melintas, namun hanya melalui jalur sementara dengan pengaturan contra flow.

Petugas dari pengelola tol dan kepolisian tampak aktif mengarahkan kendaraan untuk memastikan kelancaran dan keamanan pengguna jalan. Sementara itu, material perbaikan dan alat berat masih terlihat bekerja di sisi jalur yang rusak.

Perbaikan Masih Berlangsung

Perbaikan struktur di KM 41 masih dilakukan secara intensif. Pihak operator tol belum menyampaikan estimasi selesai, namun menegaskan bahwa pembukaan jalur dilakukan setelah memastikan kondisi aman bagi kendaraan yang lewat.

Rambu pengalihan arus, barikade, dan pembatas jalan telah dipasang untuk menjaga keamanan selama proses rehabilitasi.

Imbauan untuk Pengendara

Dengan diberlakukannya sistem contra flow pada dua titik tersebut, pengendara diimbau untuk:

  • Mengurangi kecepatan

  • Mematuhi arahan petugas

  • Tetap berada pada jalur yang ditentukan

  • Menjaga jarak aman antar kendaraan

Sistem lawan arah membuat ruang gerak kendaraan lebih terbatas sehingga sikap hati-hati sangat diperlukan.