Widget HTML #1

Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen Tarigan Harap Kota Tetap Kondusif Selama Ramadan 2026

Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen Tarigan berharap kondisi Kota Medan tetap aman dan kondusif selama Ramadan 2026. Stabilitas keamanan dinilai menjadi faktor utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa serta aktivitas ekonomi dengan nyaman.

Situasi Kota Medan disebut sudah kembali sejuk setelah sebelumnya muncul dinamika terkait kebijakan penataan pedagang. Kondisi tersebut diharapkan terus terjaga hingga akhir Ramadan.

“Kondisi saat ini sudah kembali kondusif. Harapan bersama, suasana ini dapat dipertahankan agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas,” ujar Wong Chun Sen, Sabtu (28/2/2026).

Kebijakan Penataan Pedagang Sempat Picu Dinamika

Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen menyoroti surat edaran tentang penataan lokasi berjualan yang sebelumnya dikeluarkan Pemerintah Kota Medan. Kebijakan tersebut sempat memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat, khususnya para pedagang.

Menurut Wong Chun Sen, penataan pada dasarnya bertujuan menciptakan ketertiban, kenyamanan, dan keteraturan ruang publik. Namun penerapan kebijakan harus dilakukan secara menyeluruh dan adil.

“Penataan merupakan langkah yang baik apabila diterapkan merata kepada seluruh pedagang tanpa pengecualian. Ketika aturan dianggap tidak seimbang, potensi gejolak bisa muncul,” jelasnya.

Pendekatan yang adil dan transparan dinilai menjadi kunci agar kebijakan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Dorongan Revisi Surat Edaran Secara Partisipatif

Ketua DPRD Medan juga mendorong agar revisi surat edaran dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Proses dialog dianggap penting untuk menjaga stabilitas sosial sekaligus memperkuat legitimasi kebijakan.

Pelibatan perwakilan pedagang, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah dinilai mampu menciptakan keputusan yang lebih akomodatif dan minim polemik.

“Proses revisi sebaiknya mengundang pihak-pihak terkait agar kebijakan yang dihasilkan tidak menyinggung kelompok mana pun dan tetap mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Medan,” ungkap Wong Chun Sen.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga iklim usaha tetap sehat selama Ramadan 2026.

Imbauan Jaga Persatuan dan Hindari Provokasi

Selain membahas kebijakan penataan pedagang, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Di era digital, penyebaran informasi melalui media sosial sangat cepat dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Kondisi tersebut perlu diantisipasi dengan sikap bijak dan verifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Situasi Kota Medan yang sudah kembali normal disebut harus dijaga bersama, terutama pada momentum Ramadan yang identik dengan nilai kedamaian, toleransi, dan kebersamaan.

Ramadan 2026 Jadi Momentum Pemulihan Ekonomi Medan

Ramadan tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga momentum penggerak ekonomi lokal. Aktivitas perdagangan biasanya meningkat, terutama di sektor kuliner, kebutuhan pokok, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen menilai suasana aman dan kondusif akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pedagang dapat berjualan tanpa kekhawatiran, sementara masyarakat dapat berbelanja dengan nyaman.

Stabilitas sosial dan kebijakan yang adil menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Komitmen DPRD Medan Jaga Kondusivitas Daerah

Sebagai pimpinan legislatif, Wong Chun Sen menegaskan komitmen DPRD Medan dalam mendukung kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Medan diharapkan terus terjalin untuk menciptakan kebijakan yang adil dan solutif.

Menjelang dan selama Ramadan 2026, seluruh elemen masyarakat diajak untuk menjaga persatuan dan ketertiban demi kenyamanan bersama.

Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen Tarigan menekankan pentingnya menjaga situasi Kota Medan tetap kondusif selama Ramadan 2026. Stabilitas keamanan, penerapan kebijakan yang adil, serta partisipasi masyarakat menjadi kunci utama menciptakan suasana harmonis.

Dengan komunikasi terbuka dan kolaborasi semua pihak, Ramadan 2026 di Kota Medan diharapkan berlangsung aman, damai, serta mendukung kebangkitan ekonomi daerah.