2 Warga Sergai Dinyatakan Positif Terpapar COVID-19
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sergai, Akmal, mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap tujuh orang kontak erat hasil penelusuran (tracing) tahap awal.
“Berdasarkan koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Sergai, dr Bulan Simanungkalit, M.Kes, tracing tahap pertama dilakukan terhadap lima orang, kemudian dilanjutkan keesokan harinya terhadap dua orang lainnya,” ujar Akmal, Rabu (20/5/2020).
Dari hasil pemeriksaan PCR di RS Universitas Sumatera Utara (RS USU) yang dirilis pada Rabu (20/5/2020), dua orang anggota keluarga korban dinyatakan positif Covid-19, masing-masing berinisial EG (9 tahun) dan RS (57 tahun). Keduanya akan dirujuk ke RS GL Tobing Tanjung Morawa untuk menjalani isolasi medis.
Sementara itu, empat orang dinyatakan negatif, dan satu orang lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan. Seluruhnya diminta menjalani isolasi mandiri di rumah dan ditetapkan berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala).
Untuk istri almarhum PDP berinisial AJAS, Akmal menyebutkan penanganannya diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kota Medan, mengingat yang bersangkutan berdomisili di wilayah Medan Pelabuhan. Swab telah dilakukan, namun hasilnya masih menunggu.
Sebagai langkah pencegahan lanjutan, Gugus Tugas Sergai akan melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan tempat tinggal korban selama 14 hari berturut-turut. Selain itu, rapid test massal juga akan dilaksanakan terhadap warga sekitar.
“Warga setempat akan dipantau secara intensif, terutama yang menunjukkan gejala Covid-19. Pemantauan dilakukan oleh perangkat desa dan kecamatan, serta petugas Dinas Kesehatan Sergai,” jelas Akmal.
Gugus Tugas juga menurunkan petugas kesehatan untuk meningkatkan edukasi penerapan protokol kesehatan di masyarakat, seperti mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak fisik, serta menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.
Akmal mengimbau masyarakat agar menghindari kerumunan, mematuhi aturan physical distancing, serta tidak melakukan mudik demi menekan penyebaran virus corona di Kabupaten Sergai.
“Kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan sangat menentukan keberhasilan kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sayangi diri sendiri, keluarga, dan seluruh masyarakat Sergai,” pungkasnya.
