RIP dr Anna Mari Ulina br Bukit Pasien Positif Covid-19 Meninggal di RS Martha Friska Multatuli

Seorang pasien positif Covid-19 dilaporkan meninggal dunia di RS Martha Friska Multatuli, Medan, pada Senin (4/5/2020) sekitar pukul 17.00 WIB. Pasien tersebut diketahui bernama dr Anna Mari Ulina br Bukit, istri dari almarhum Tenang Malem Tarigan.
dr Anna sebelumnya menjalani perawatan intensif sebagai pasien Covid-19 di rumah sakit tersebut. Namun, setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya, dr Anna akhirnya menghembuskan napas terakhir.
Kabar duka ini dibenarkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, dr Aris Yudhariansyah, MM.
“Benar, beliau meninggal dunia sebagai pasien positif Covid-19 di RS Martha Friska Multatuli Medan,” ujar dr Aris.
Lebih lanjut, dr Aris menyampaikan bahwa prosesi pemakaman almarhumah telah dipersiapkan dan akan dilaksanakan sesuai dengan protokol penanganan jenazah Covid-19.
dr Anna Mari Ulina br Bukit diketahui merupakan istri dari pendiri Yayasan Mandiri Bina Prestasi (MBP) yang mengelola Perguruan Tinggi AMIK MBP, Politeknik MBP, serta AMIKOM.
Namun demikian, dr Aris mengaku belum dapat memastikan lokasi pemakaman almarhumah, apakah akan dilakukan di TPU Simalingkar atau lokasi lainnya.
“Saat ini pihak terkait sudah mempersiapkan proses pemakamannya sesuai prosedur,” jelasnya.
Sementara itu, terkait suami almarhumah, Tenang Malem Tarigan, yang sebelumnya meninggal dunia dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dr Aris menegaskan bahwa hasil pemeriksaan swab test yang bersangkutan telah dinyatakan positif Covid-19.
Hal serupa juga disampaikan pihak keluarga. Kombes Pol dr Antonius Ginting, SpOG, membenarkan kabar duka tersebut.
“Benar, kak Anna sudah meninggal dunia di RS Martha Friska Medan. Ini sudah menjadi jalan yang direncanakan Tuhan. Mohon doa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ujarnya.
Kepergian almarhumah menambah daftar tenaga dan tokoh masyarakat yang gugur akibat pandemi Covid-19, sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.