Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Candi Ceto Karanganyar - Pemandangan Indah Gerbang Menuju Langit ke Tujuh

Candi Ceto Karanganyar
Photo Via Lutfiahswilsfiana, Bangjad

Karogaul.com - Cuma perlu waktu satu jam berkendara dari Kota Solo, kalian telah dapat hingga di gerbang indah mengarah langit ke 7. Tidak yakin?Sekilas, gapura ini mirip dengan Pura Lempuyangan yang terletak di Pulau Dewata. Tetapi tampaknya, ini merupakan gapura Candi Ceto yang lokasinya terletak di Tawangmangu.

Banyak wisatawan difoto di gapura ini dengan latar balik berhiaskan langit biru dengan awan putih. Jadi, enggak salah kan jika gapura ini diucap gerbang mengarah langit ke 7? Tetapi jika kalian mau memperoleh gambar yang lebih eksotis, coba saja tiba dikala senja menjelang. Warna langit yang dihiasi semburat warna jingga dari mentari yang tenggelam hendak menaikkan kesan magis pada gambar kalian.

Candi Ceto Karanganyar
Pic via farhatimardhiyah

Petualangan kalian ke mari, nyatanya enggak hanya hingga di gapura saja. Bangunan utama Candi Ceto pula tidak kalah menarik kok. Bebatuan yang disusun berundak, mempunyai filosofinya tertentu. Serta kalian dapat menikmati keelokan peninggalan kerajaan beragama Hindu ini sembari menghisap hawa sejuk khas pegunungan.

Candi Ceto Karanganyar
Photo Via Maharanie_ya, Bangjad

Candi Ceto Karanganyar
Photo Via Leo_li_funtrip, Dindaeva

Candi Ceto

Tiket Masuk: Rp7. 000
Alamat: Ceto, RT. 01/ RW. 03, Cetho, Gumeng, Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57792. 
Kontak: 0822 4220 9468
Jam buka: Sabtu- Kamis, 07. 00– 17. 00 Jumat, 10. 00– 17. 00

Fasilitas Wisata

Sarana disini telah tercantum lengkap semacam zona parkir yang luas, tempat ibadah serta wc.Buat kamu jangan takut kelaparan, sebab disini banyak penjual santapan serta minuman yang menjajakan makanannya baik diarea masuk ataupun zona keluar candi,

Tidak hanya itu bila tidak membolehkan buat kembali, sobat dapat menginap dipenginapan zona pintu masuk candi, harga penginapan yang ditawarkan mulai dari Rp 50. 000 per malam.

Candi Ceto Karanganyar

Daya Tarik Wisata

Perihal ini bisa jadi tidak banyak kalau Candi Cetho mempunyai perihal unik serta pesona yang tidak banyak kamu tahu. Berikut perihal unik serta pesona yang jadi energi tarik

1. Sejarah Candi Cetho

Candi Ceto Karanganyar
Pic via kelloggsnyc

Asal usul Candi Cetho diambil dari nama desa tempat berdirinya, ialah Desa“ Cetho” berasal dari bahasa Jawa maksudnya“ Nampak dengan jelas”. sebab siapapun bisa memandang dengan jelas panorama alam indah diarea desa ini.Awal kali ditemui oleh arkeolog dari Belanda bernama Van de Vlies di tahun 1842, ada 14 teras memanjang dengan keadaan bebatuan yang sudah tertutup oleh lumut.

Bagi arkeolog, Candi Cetho dibentuk oleh Raja Brawijaya V pada 1397 Saka ataupun 1475 Masehi selaku tempat melaksanakan ritual tolak bala serta ruwatan. Perihal ini bisa nampak dari tulisan aksara Jawa Kuno pada relief yang terdapat di Candi Cetho.

2. Candi paling tinggi ketiga di Indonesia

Candi Cetho yang menempati urutan ketiga candi paling tinggi di Indonesia dengan ketinggian 1. 496 mdpl, sehabis lingkungan Candi Dieng dengan ketinggian 2. 000 mdpl, dan Candi Kethek yang berjarak cuma 300 m dari cheto dengan ketinggian 1. 500 mdpl.

Menjadikan kawasan ini mempunyai atmosfer yang masih asri, hawa sejuk, ditambah dengan panorama perkebunan teh membuat sobat travel betah buat liburan disini.Untuk sobat yang suka bersepeda pula dapat loh berupaya tantangan melewati tanjakan cetho serta gak sedikit yang kandas melewati tanjakan cetho. Sobat atensi buat berupaya?

3. Jalan pendakian Gunung Lawu

Candi Ceto Karanganyar
Pic via kelloggsnyc

Candi Cetho ialah salah satu jalan pendakian Gunung Lawu.Buat kamu yang telah ketahui keindahannya tentu hendak mendaki via jalan ini, tenang aja meski jalan ini memutar serta lebih jauh, tetapi hendak terbayar rasa letih sobat dengan panorama alam so amazing!

Ditambah kamu hendak menjumpai padang savana yang tidak ditemui di jalan pendakian yang lain baik di Cemoro Kandang Karanganyar ataupun Cemoro Sewu Magetan. Ga kebanyang betapa indahnya kan.Tetapi buat kamu yang belum sempat coba jalan ini, jangan nekad kesana ya sob, kecuali terdapat pemandu pendakian yang professional yang telah ketahui medan. Sebab bahaya sob!

Candi Ceto Karanganyar
Pic via wego

4. Pasar Setan Gunung Lawu

Semacam yang kamu ketahui kalau cetho merupakan salah satu jalan pendakian mengarah Gunung Lawu, tidak hanya jalan yang jauh serta curam pula ada teka- teki yang agak seram.

Dimana para pendaki yang melewati jalan ini kerap mendengar suara- suara keramaian semacam kerumunan orang yang lagi melaksanakan aktivitas jual beli serta tawar menawar dipasar tetapi kondisi wilayah tersebut hening apalagi tidak terdapat orang sehingga orang biasa sebut Pasar Setan.Entah benar ataupun tidak, tetapi realitasnya sebagian pendaki sudah menggambarkan pengalaman ini. Mereka menyangka kalau itu merupakan mahluk candi yang lagi beraktifitas seperti manusia.

5. Sebagai tempat peribadahan umat Hindu

Candi Ceto Karanganyar
Pic via kelloggsnyc

Sebab pada jaman kemudian Ke lagi banyak terjalin kerusuhan, tempat ini dibentuk sebagat tempat ibadah Kerajaan Majapahit buat tolak bala ataupun ruwatan.Ini menarik sebab ditafsirkan pada relief yang dipahat di bilik candi ialah 2 tokoh Sudamala serta Garudeya yang bermakna semangat manusia buat membebaskan diri dari malapetaka.

Nah buat sobat yang beragama Hindu wisata ini dapat jadi alternatif tempat ibadah serta ziarah kamu. Apalagi masih kerap digunakan buat bersemedi dan menggelar upacara teratur bertepatan pada 1 Syuro serta tiap 6 bulan sekali pada peringatan Wuku Medangsia.

6. Mitos Pacaran serta Keperjakaan

Buat sobat pendamping pacar yang mau berkunjung kesini, sesungguhnya tidak terdapat mitos semacam candi yang lain tentang nasib ikatan sehabis kesini, tetapi terdapat mitos keperjakaan.Candi Cetho serta Candi Sukuh mempunyai mitos yang silih berdampingan. Bila di Candi Sukuh terdapat uji keperawanan perihal ini berbanding terbalik dengan cetho.

Kabarnya, bila kamu masih perjaka ataupun perawan hendak mudah melewati tangga di piramida, namu kebalikannya bila tidak hingga sobat hendak buang air kecil saat sebelum masuk piramida.Tetapi mitos ini belum dikenal kebenarannya. Perihal ini pula bisa berhubungan dengan atmosfer Cheto yang dingin sehingga membuat orang mau kerap buang air kecil.

7. Patung yang masih jadi misteri

Candi Ceto Karanganyar
Pic via kelloggsnyc

Sekilas bisa jadi sobat memandang arca di candi ini tidak berbeda semacam arca pada candi lain di Indonesia.