Widget HTML #1

Saham GOTO Menguat, Harga Naik 8,20% pada Sesi I Perdagangan

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengalami lonjakan harga pada sesi I perdagangan Senin (10/11/2025). Pada sekitar pukul 10.06 WIB, saham GOTO berada di level Rp 66 atau naik 8,20%.

Berdasarkan data bursa, volume transaksi mencapai 4,70 miliar saham dengan 18.950 kali transaksi dan nilai perdagangan sekitar Rp 308 miliar. Data Stockbit Sekuritas mencatat net buy Rp 82,7 miliar, menandakan tingginya aksi beli terhadap saham tersebut.

Kenaikan ini terbilang cukup signifikan, mengingat sepanjang pekan sebelumnya saham GOTO cenderung melemah.

Dipicu Pernyataan dari Istana

Penguatan saham GOTO terjadi setelah muncul pernyataan dari pihak Istana terkait rencana penggabungan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dengan Grab.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa terdapat rencana penggabungan kedua perusahaan tersebut. “Rencana begitu,” ujarnya di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11/2025), dikutip dari Antara.

Prasetyo menjelaskan pembahasan terkait merger atau akuisisi tersebut merupakan bagian dari diskusi penyusunan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai ojek daring. Ia menyebut Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara juga akan terlibat dalam proses tersebut.

“Kurang lebih begitu,” ujarnya.

Menurutnya, skema penggabungan masih dalam tahap kajian dan belum diputuskan akan berbentuk merger maupun akuisisi. “Ini masih dicari skemanya,” jelasnya.

Terkait Regulasi Ojek Daring

Prasetyo menambahkan bahwa proses ini berjalan seiring dengan pembahasan Perpres mengenai ojek daring. Pemerintah disebut sedang mencari titik temu antara kepentingan perusahaan penyedia aplikasi dan mitra pengemudi, termasuk persoalan tarif dan keberlanjutan layanan.

Ia menegaskan bahwa transportasi daring telah berkontribusi dalam pergerakan ekonomi masyarakat, sehingga diperlukan regulasi yang komprehensif.

Adapun peraturan tersebut masih dalam proses penyempurnaan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan mitra pengemudi dan perusahaan aplikator.