Tama Ulinta Tarigan: Jejak Langkah Putri Karo Jadi Hakim Agung Militer Wanita Pertama
Tama Ulinta Tarigan menorehkan sejarah sebagai hakim agung militer wanita pertama di Indonesia. Lahir di Medan pada 3 Maret 1965, Tama menapaki jalan panjang penuh dedikasi dan kerja keras hingga mencapai puncak karier di dunia hukum dan militer.
Ia menempuh pendidikan hukum dari tingkat sarjana hingga doktoral. Tama meraih Sarjana Hukum dari Universitas Sumatera Utara pada 1988, Magister Hukum dari universitas yang sama pada 2005, dan menuntaskan gelar Doktor Hukum di Universitas Trisakti pada 2019. Jejak akademiknya yang gemilang ini menjadi fondasi kuat bagi kariernya di dunia militer dan peradilan.
Tama juga aktif dalam organisasi profesional, tercatat sebagai anggota Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi) sejak 2003 hingga 2021. Ia merupakan lulusan Sekolah Perwira Wajib Militer (Sepawamil) 1990 dari Korps Hukum (Chk), menandai awal kiprahnya di TNI Angkatan Darat.
Karier Militer dan Pengadilan
Perjalanan Tama di dunia militer dan hukum dipenuhi oleh berbagai jabatan penting. Ia pernah menjabat sebagai:
-
Hakim Militer Golongan VI, Pengadilan Militer I-02 Medan
-
Hakim Militer Golongan V, Pengadilan Militer I-04 Palembang
-
Wakil Kepala Pengadilan Militer I-04 Palembang
-
Wakil Kepala Pengadilan Militer I-02 Medan
-
Kepala Pengadilan Militer II-08 Jakarta
-
Hakim Tinggi Pengawas Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta (dpb. pada Bawas MA RI)
-
Wakil Kepala Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta
-
Kepala Pengadilan Militer Tinggi I Medan
-
Hakim Militer Tinggi Pengadilan Militer Utama
-
Wakil Kepala Pengadilan Militer Utama
Sebagai seorang ibu dari dua anak, Tama membuktikan bahwa dedikasi, profesionalisme, dan tanggung jawab keluarga bisa berjalan seiring.
Menjadi Hakim Agung Militer
Pada 17 September 2021, Komisi Yudisial menyerahkan nama Tama bersama 10 calon hakim agung lain ke DPR. Melalui proses uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR, ia berhasil menjadi salah satu dari tujuh calon hakim agung yang disahkan oleh DPR pada 21 September 2021.
Puncaknya, pada 19 Oktober 2021, Ketua Mahkamah Agung Syarifuddin melantik Tama Ulinta Tarigan sebagai Hakim Agung Kamar Militer Mahkamah Agung. Pelantikan ini menjadi momen bersejarah, menandai kiprah Tama sebagai simbol prestasi dan inspirasi bagi wanita, khususnya putri-putri Karo, di dunia hukum dan militer.
Akhir Masa Dinamis di Militer
Beberapa bulan kemudian, dalam mutasi TNI yang diumumkan pada Januari 2022, Brigjen TNI Tama Ulinta Tarigan mengakhiri masa jabatannya sebagai Wakil Kepala Pengadilan Militer Utama dan dimutasi sebagai Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun dini. Meski resmi mengakhiri pengabdiannya, warisan profesionalisme dan dedikasinya tetap menjadi teladan bagi generasi penerus.
Tama Ulinta Tarigan bukan hanya seorang wanita yang menembus batas di dunia militer, tetapi juga lambang ketekunan, integritas, dan inspirasi bagi semua yang ingin mengabdi bagi bangsa dan negara.
