Widget HTML #1

Pdt. Krismas Barus Pemimpin GBKP yang Konsisten Membangun Pelayanan Jemaat

Nama Krismas Imanta Barus semakin dikenal di kalangan jemaat Karo dan masyarakat Sumatera Utara. Sosok pendeta yang dikenal tegas namun tetap mengedepankan pendekatan pastoral ini kembali dipercaya memimpin Gereja Batak Karo Protestan untuk periode 2025 hingga 2030 sebagai Ketua Umum Moderamen.

Kepercayaan tersebut lahir dari proses sidang sinode yang berlangsung pada tahun 2025. Dukungan mayoritas suara menunjukkan kuatnya legitimasi dan kepercayaan jemaat terhadap arah kepemimpinan yang dibangun selama ini.

Sebagai Ketua Moderamen, Pdt. Krismas Barus memegang tanggung jawab besar dalam menentukan arah pelayanan gereja. Peran tersebut mencakup pembinaan rohani, penguatan tata kelola organisasi, serta perumusan kebijakan pelayanan untuk lima tahun ke depan.

Pendekatan kepemimpinan yang dibangun berfokus pada kebersamaan. Pelayanan gereja didorong agar berjalan kolektif dengan melibatkan pendeta, penatua, dan seluruh jemaat. Dengan cara tersebut, visi gereja tidak hanya menjadi gagasan di tingkat pimpinan, tetapi menjadi gerakan bersama.

Khotbah yang Tegas Namun Hangat dan Humoris

Salah satu hal yang paling disukai jemaat dari Pdt. Krismas Barus adalah gaya penyampaian khotbah yang hangat dan humoris. Dalam setiap pelayanan mimbar, pesan firman disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, diselingi cerita dan humor yang relevan dengan kehidupan sehari hari.

Pendekatan tersebut membuat suasana ibadah terasa hidup dan tidak kaku. Jemaat dapat menerima pesan rohani dengan hati yang lebih terbuka karena disampaikan tanpa jarak. Humor yang dibawakan bukan sekadar pemanis, melainkan jembatan agar nilai iman lebih membumi dan dekat dengan realitas umat.

Banyak jemaat merasakan bahwa setiap khotbah bukan hanya menguatkan secara spiritual, tetapi juga menyegarkan secara emosional. Kombinasi ketegasan dalam prinsip dan kehangatan dalam penyampaian menjadi kekuatan tersendiri dalam pelayanan.

Dalam berbagai kesempatan, Pdt. Krismas Barus menegaskan pentingnya gereja hadir secara relevan di tengah perubahan sosial yang cepat. Tantangan era digital, dinamika kebangsaan, serta persoalan moral masyarakat menjadi perhatian dalam arah pelayanan ke depan.

Gereja didorong tetap berpegang pada nilai iman Kristen sekaligus terbuka terhadap dialog dan kerja sama lintas elemen masyarakat. Kehadiran gereja diharapkan membawa kesejukan dan solusi bagi persoalan sosial yang muncul di tengah jemaat.

Selain menjalankan tanggung jawab internal organisasi, Pdt. Krismas Barus juga aktif membangun komunikasi dengan berbagai tokoh dan lembaga. Langkah tersebut memperkuat posisi GBKP sebagai bagian penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan di Sumatera Utara.

Keterlibatan dalam berbagai forum memperlihatkan bahwa gereja tidak terpisah dari kehidupan masyarakat luas. Pelayanan rohani berjalan seiring dengan kontribusi sosial yang nyata.

Harapan Lima Tahun Mendatang

Dengan kembali dipercaya memimpin hingga tahun 2030, harapan jemaat tentu semakin besar. Penguatan pelayanan keluarga, pembinaan generasi muda, serta peningkatan kualitas pendidikan teologi menjadi agenda penting yang terus dikembangkan.

Kepemimpinan yang konsisten, komunikatif, dan membumi menjadi fondasi dalam membangun pelayanan yang relevan dan berdampak. Melalui arah tersebut, GBKP diharapkan terus bertumbuh secara spiritual dan organisatoris, serta memberi kontribusi positif bagi masyarakat luas.