Harga Sayur Kabupaten Karo Hari Ini Terbaru, Update Lengkap Komoditas Hortikultura

Harga sayur Kabupaten Karo hari ini kembali mengalami pergerakan di sejumlah komoditas unggulan. Beberapa jenis cabai dan hortikultura bernilai tinggi menunjukkan kenaikan, sementara sayuran daun dan umbi relatif stabil di tingkat petani maupun pedagang pengumpul.
Kabupaten Karo dikenal sebagai sentra produksi sayur terbesar di Sumatera Utara. Pasokan dari wilayah ini menyuplai pasar Medan, Aceh, hingga luar provinsi. Karena itu, perubahan harga di Karo selalu menjadi perhatian pedagang dan konsumen.
Daftar Harga Sayur Kabupaten Karo Terbaru
Berikut rincian harga berdasarkan data lapangan terbaru:
Harga Cabai dan Komoditas Bernilai Tinggi
Cabai Merah: Rp20.000 – Rp23.000 per kg
Cabai Rawit Kecil: Rp15.000 – Rp18.000 per kg
Cabai Rawit Kasar: Rp12.000 – Rp15.000 per kg
Cabai Hijau: Rp11.000 – Rp12.000 per kg
Terong Belanda: Rp25.000 – Rp27.000 per kg
Cabai merah menjadi komoditas dengan harga paling tinggi saat ini. Permintaan dari luar daerah menjadi salah satu faktor utama kenaikan harga.
Harga Sayuran Daun
Kol Bulat atau Kubis: Rp5.000 – Rp5.700 per kg
Kol Bunga: Rp7.000 – Rp8.000 per kg
Daun Sop atau Seledri: Rp9.000 – Rp11.000 per kg
Daun Prei: Rp20.000 – Rp25.000 per kg
Selada: Rp3.000 – Rp3.500 per kg
Sayur Botol: Rp2.500 – Rp3.000 per kg
Harga sayuran daun relatif stabil. Produksi di dataran tinggi Karo masih cukup baik sehingga pasokan tetap terjaga.
Harga Umbi dan Sayur Lainnya
Kentang Kuning: Rp6.500 – Rp7.500 per kg
Kentang Merah: Rp7.500 – Rp8.000 per kg
Wortel Karo: Rp3.000 – Rp3.500 per kg
Tomat: Rp5.500 – Rp6.500 per kg
Jagung Manis: Rp5.000 – Rp6.000 per kg
Labu Jambe: Rp2.500 – Rp3.500 per kg
Sayur Pahit: Rp2.500 – Rp3.500 per kg
Sayur Putih: Rp2.500 – Rp2.000 per kg
Terong Antaboga: Rp5.000 – Rp6.000 per bal
Untuk komoditas berbasis ikatan:
Jipang Besar: Rp20.000 – Rp25.000 per rajut
Anak Jipang: Rp3.000 – Rp4.000 per rajut
Dataran tinggi dengan suhu sejuk membuat Kabupaten Karo menjadi wilayah ideal untuk budidaya hortikultura. Komoditas seperti cabai, kentang, kol, dan wortel menjadi andalan petani setempat.
Stabilitas harga menjadi harapan utama agar kesejahteraan petani tetap terjaga sekaligus menjaga pasokan pangan regional.