Widget HTML #1

Negara Paling Makmur di ASEAN 2026 Singapura Juara Indonesia Peringkat

Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita tinggi belum tentu mencerminkan kemakmuran sejati sebuah negara. Kemakmuran yang sesungguhnya juga ditentukan oleh kualitas hidup, kebebasan, dan hubungan sosial masyarakat.

Menurut Legatum Prosperity Index 2026, Swiss menjadi negara paling makmur di dunia. Di kawasan Asia Tenggara, Singapura unggul mutlak, sementara Indonesia berada di posisi ketiga di bawah Malaysia.

Apa Itu Legatum Prosperity Index?

Berbeda dengan PDB yang hanya mengukur kekuatan ekonomi, Legatum Prosperity Index menilai kemakmuran berdasarkan tiga pilar utama:

  • Pembangunan (development)
  • Kebebasan (freedom)
  • Hubungan sosial (society)

Indeks ini memberikan gambaran lebih lengkap tentang kesejahteraan masyarakat di suatu negara.

Peringkat Negara Paling Makmur di ASEAN 2026

Berikut daftar lengkap negara ASEAN berdasarkan skor Legatum Prosperity Index 2026:

  1. Singapura Skor: 83,83 | Peringkat dunia: 23 Negeri Singa kembali menjadi yang teratas di Asia Tenggara berkat skor tertinggi di kawasan.
  2. Malaysia Skor: 73,03 | Peringkat dunia: 46 Malaysia unggul cukup jauh dari negara-negara ASEAN lainnya.
  3. Indonesia Skor: 66,89 | Peringkat dunia: 64 Indonesia masih masuk tiga besar ASEAN, meskipun skornya sedikit turun 0,12 poin dibanding tahun sebelumnya (67,01).
  4. Thailand Skor: 65,72 | Peringkat dunia: 68
  5. Filipina Skor: 63,06 | Peringkat dunia: 79
  6. Vietnam Skor: 62,48 | Peringkat dunia: 81
  7. Timor Leste Skor: 60,70 | Peringkat dunia: 89
  8. Kamboja Skor: 48,35 | Peringkat dunia: 130
  9. Laos Skor: 46,37 | Peringkat dunia: 134
  10. Myanmar Skor: 42,76 | Peringkat dunia: 139

Posisi Indonesia di Tengah Persaingan ASEAN

Indonesia berhasil mempertahankan posisi ketiga di Asia Tenggara. Skor 66,89 menunjukkan bahwa tingkat kemakmuran Indonesia masih kompetitif di kawasan.

Namun, jarak dengan Singapura (83,83) dan Malaysia (73,03) masih cukup lebar. Ada sejumlah aspek yang perlu diperbaiki agar Indonesia bisa mengejar dua negara di atasnya, terutama dalam pilar kebebasan dan kualitas pembangunan.

Mengapa Skor Indonesia Turun Sedikit?

Dibanding edisi sebelumnya, skor Indonesia turun 0,12 poin. Penurunan kecil ini menjadi sinyal bahwa masih ada ruang perbaikan di beberapa indikator kemakmuran.

Meski demikian, posisi ketiga di ASEAN tetap menjadi capaian positif dan menunjukkan daya saing yang relatif baik di kawasan. Legatum Prosperity Index 2026 menegaskan bahwa kemakmuran tidak hanya soal angka ekonomi. Singapura masih menjadi yang terbaik di Asia Tenggara, disusul Malaysia dan Indonesia.

Bagi Indonesia, mempertahankan posisi tiga besar ASEAN adalah langkah bagus, tapi peningkatan skor di masa depan akan sangat bergantung pada perbaikan kualitas hidup, kebebasan, dan kohesi sosial masyarakat.

Data ini bisa menjadi bahan evaluasi pemerintah dan masyarakat untuk mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.