Widget HTML #1

Ratusan Tukang Becak & Buruh Bangkalan ke Jakarta Bela MBG: “Anak Kami Butuh Makan Bergizi Gratis”

Ratusan warga Kabupaten Bangkalan yang tergabung dalam Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4) dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada 27 Agustus 2026. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari tukang becak, buruh, kuli, tukang, sopir, hingga sales.

Tujuan utama kedatangan mereka adalah mendukung program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang dinilai langsung berdampak positif bagi masyarakat kecil. Salah satu yang paling disorot adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Manfaat MBG yang Dirasa Langsung

Koordinator massa, Ali, menjelaskan bahwa program MBG sangat membantu keluarga di Bangkalan. “Selain uang saku bisa ditabung, anak-anak bisa mendapatkan makan bergizi setiap hari,” ujarnya, Minggu (23/8/2026).

Menurutnya, jika program ini dihentikan—seperti yang sempat disuarakan dalam aksi mahasiswa 18 Agustus lalu—anak-anak di daerah mereka akan kehilangan akses terhadap asupan gizi yang seimbang. “Anak-anak kami butuh MBG,” tegas Ali.

Bukan Dihentikan, Tapi Diperbaiki

Ali mengakui adanya sejumlah dapur MBG yang belum mengelola program dengan baik. Ia mendukung evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dapur-dapur tersebut. “Jadi, bukan dihentikan programnya, tetapi diperbaiki tata kelolanya sehingga program ini bisa betul-betul berjalan semakin baik,” katanya.

Kelompok ini berencana menggelar aksi damai “Jaga Indonesia” di Jakarta pada 27 Agustus 2026. Mereka menyiapkan 500 tiket keberangkatan agar suara masyarakat Madura bisa terdengar langsung di ibu kota. Aksi tersebut diharapkan mendorong agar program prioritas pemerintah tetap dilanjutkan dengan perbaikan yang diperlukan.

Kehadiran massa dari berbagai latar belakang pekerjaan informal ini menunjukkan dukungan dari akar rumput terhadap program yang menyentuh kebutuhan dasar keluarga, khususnya gizi anak.