Widget HTML #1

BRI Danareksa: Valuasi CDIA Mulai Masuk Zona Menarik, Laba Melejit 269%

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) merilis kajian terbaru mengenai kinerja PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA). Dari sudut pandang fundamental, broker menilai valuasi saham perusahaan ini mulai terlihat lebih atraktif dibandingkan dengan periode historis sebelumnya.

Dalam laporan tersebut, BRIDS mencatat pendapatan CDIA pada kuartal III-2025 mencapai US$104 juta, atau tumbuh 42% dibanding tahun lalu. Lonjakan paling menonjol terjadi pada laba bersih yang melesat hingga Rp 1,3 triliun, naik 269% secara tahunan.

Selain itu, margin laba bersih tercatat di level 79,7%, dan EBITDA margin mencapai 73,3%. BRIDS menyebut struktur keuangan perusahaan juga semakin solid, ditandai dengan bertambahnya total aset, ekuitas, serta kas. Meski begitu, BRIDS mengingatkan bahwa hasil kuartal III ini masih masa awal pasca IPO dan tetap menunggu kepastian dari laporan audit.

Dana IPO diketahui digunakan untuk memperluas lini bisnis logistik, fasilitas penyimpanan, pelabuhan, hingga pengadaan kapal. Ekspansi tersebut diperkirakan menjadi salah satu pendorong kuat pertumbuhan kinerja pada kuartal ini. Saham CDIA juga semakin ramai diperdagangkan dan keluar dari daftar FCA Bursa Efek Indonesia, yang mencerminkan peningkatan likuiditas.

Sejak melantai di bursa pada Juli, harga saham CDIA sudah melonjak sekitar 665,63%. Namun dalam sebulan terakhir tercatat net sell Rp 532,20 miliar, dengan total pembelian mencapai Rp 2,49 triliun dan penjualan Rp 3,03 triliun.

Dari sisi valuasi, Price to Earnings (P/E) annualized kini berada di kisaran 144x, jauh di bawah rata-rata historis perusahaan yang pernah menembus 380x. Price to Book Value (PBV) tercatat di 14,23x, juga lebih rendah dibandingkan rerata historis 15,9x. BRIDS menyimpulkan bahwa valuasi CDIA mulai masuk ke level yang lebih wajar.

Pada perdagangan Senin (10/11/2025), saham CDIA ditutup naik 2,35% ke Rp 1.960, dengan volume 391,87 juta lembar, frekuensi 73.186 kali, dan nilai transaksi Rp 765,65 miliar.

Dari sisi analisis teknikal, GaleriSaham mencatat bahwa CDIA berhasil break resistance di 1.880. Selama mampu bertahan di atas level tersebut, saham ini berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area 2.450.
Mereka juga mencatat indikator trend optimizer yang bergerak dari hijau ke biru, mengindikasikan saham memasuki fase tren naik.

GaleriSaham memberikan strategi perdagangan sebagai berikut:

  • Speculative buy: area 1.880

  • Stop-loss: di bawah 1.590 (risiko tinggi)

  • Support potensial: 1.740 — jika level ini terbentuk, risiko perdagangan dianggap lebih rendah