Widget HTML #1

Profil AKBP Dermawan Karosekali, Dirtahti Polda Metro Jaya: Putra Karo yang Tembus Jabatan Strategis Polri

Dermawan Karosekali resmi menjabat sebagai Direktur Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) di Polda Metro Jaya dalam mutasi terbaru di lingkungan Polri.

Penunjukan tersebut menjadi bagian dari rotasi jabatan untuk memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan efektivitas kinerja kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Posisi Dirtahti sebelumnya dipegang oleh Ardanto Nugroho yang kini bertugas sebagai auditor Kepolisian Madya Tingkat III di Itwasda Polda Metro Jaya.

Rekam Jejak Karier

Sebelum menempati jabatan Dirtahti, Dermawan Karosekali menjabat sebagai Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Posisi tersebut memiliki peran penting dalam pengendalian dan koordinasi kegiatan operasional lalu lintas di ibu kota.

Pengalaman panjang di berbagai satuan kerja memperkuat kapasitas dalam bidang operasional, penegakan hukum, serta manajemen kepolisian.

Daftar Jabatan yang Pernah Diemban

Berikut sejumlah posisi yang pernah dijalankan dalam perjalanan karier:

  • Kapolsek Jatiuwung

  • Kapolsek Kalideres, Jakarta Barat

  • Kasatnarkoba Polres Metro Jakarta Utara

  • Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya (2021)

  • Dirtahti Polda Metro Jaya (2025)

Rangkaian jabatan tersebut menunjukkan pengalaman lintas fungsi, mulai dari tingkat sektor hingga struktur strategis di tingkat Polda.

Peran Strategis Dirtahti

Jabatan Dirtahti memiliki fungsi vital dalam sistem penegakan hukum, terutama dalam pengelolaan tahanan dan barang bukti. Pengawasan yang ketat serta tata kelola yang akuntabel menjadi kunci utama dalam menjaga integritas proses hukum.

Dengan latar belakang operasional yang kuat, Dermawan Karosekali diharapkan mampu memperkuat sistem pengelolaan tersebut serta mendukung kinerja institusi secara menyeluruh.

Bagian dari Mutasi Organisasi

Mutasi di lingkungan Polda Metro Jaya tidak hanya melibatkan posisi Dirtahti, tetapi juga sejumlah jabatan strategis lainnya. Langkah ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi guna menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.

Rotasi jabatan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan.