Seller Shopee Keluhkan Status “Kode Booking Sedang Dibuat” pada Layanan Express Eco

Sejumlah penjual di platform e-commerce Shopee mengeluhkan munculnya status “Kode booking sedang dibuat” pada pesanan dengan layanan Hemat Kargo – Express Eco menjelang periode Idulfitri.

Kondisi tersebut membuat pesanan tidak dapat diproses maupun dikirim, meski status di sistem menunjukkan “Sedang Diproses”. Saat mencoba mencetak resi, seller juga tidak mendapatkan nomor pelacakan.

“Sudah coba cetak resi, tapi kosong. Tidak tahu harus kirim ke mana,” ujar salah satu seller di Medan.

Lonjakan Order dan Penyesuaian Sistem

Fenomena ini disebut berkaitan dengan lonjakan transaksi menjelang Idulfitri, yang setiap tahun meningkatkan volume pengiriman secara signifikan.

Dalam situasi tersebut, sistem Shopee diketahui mengaktifkan jalur pengiriman sementara seperti Express Eco untuk menyesuaikan kapasitas logistik.

Express Eco sendiri bukan layanan pengiriman aktif, melainkan kanal virtual yang digunakan untuk menahan pesanan agar tidak dibatalkan otomatis saat sistem logistik mengalami tekanan tinggi.

Resi Tidak Muncul, Pengiriman Tertunda

Seller melaporkan beberapa gejala yang sama, di antaranya:

  • Resi tidak muncul saat dicetak

  • Tidak tersedia nomor tracking

  • Status pesanan berubah menjadi “Sedang Diproses”

  • Tidak ada instruksi drop off atau pickup

Kondisi ini membuat penjual tidak dapat melanjutkan proses pengiriman seperti biasa.

Bukan Error, Tapi Mekanisme Sistem

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa status “Kode booking sedang dibuat” bukan merupakan kesalahan sistem, melainkan bagian dari mekanisme internal platform.

Dalam periode padat seperti menjelang Idulfitri, sistem logistik membutuhkan waktu tambahan untuk:

  • Mengatur distribusi pengiriman

  • Menyesuaikan kapasitas ekspedisi

  • Menghindari penumpukan paket

Dengan demikian, pesanan tetap tercatat, tetapi belum dapat diproses secara fisik.

Seller Diminta Menunggu

Dalam kondisi ini, seller tidak perlu melakukan tindakan seperti:

  • Drop off barang

  • Request pickup

  • Menghubungi ekspedisi

  • Mengirim tanpa resi

Pesanan akan tetap tersimpan di sistem dan akan diproses kembali setelah kapasitas logistik kembali normal.

Imbauan untuk Komunikasi ke Pembeli

Penjual juga disarankan untuk memberikan penjelasan kepada pembeli terkait keterlambatan pengiriman.

Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan konsumen, terutama di tengah tingginya aktivitas belanja menjelang hari raya.

Pengiriman Akan Kembali Normal Pasca Lebaran

Seiring berakhirnya periode puncak Idulfitri, layanan pengiriman diperkirakan akan kembali normal.

Pada tahap tersebut, sistem akan:

  • Mengaktifkan kembali jasa kirim reguler

  • Mengeluarkan nomor resi otomatis

  • Memungkinkan proses pengiriman berjalan seperti biasa

Fenomena ini menjadi pengingat bagi pelaku usaha online untuk mengantisipasi lonjakan pesanan musiman, terutama saat momen besar seperti Idulfitri yang selalu berdampak pada sistem logistik nasional.