Amabel Nikithalia Perangin-angin, Putri Karo Peraih Cumlaude IPK 4.0 dari Fakultas Teknik Arsitektur USU
![]() |
| dok. Amabel Nikithalia Perangin-angin |
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putri daerah Karo. Amabel Nikithalia Perangin-angin berhasil menyelesaikan pendidikan di Fakultas Teknik Arsitektur Universitas Sumatera Utara dengan predikat cumlaude dan IPK sempurna 4.0. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan ketekunan mampu mengantar generasi muda daerah bersaing di tingkat akademik tertinggi.
Fakultas Teknik Arsitektur dikenal sebagai salah satu jurusan dengan tantangan pembelajaran yang kompleks. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam karya nyata. Di jurusan ini, mahasiswa mempelajari perancangan bangunan, desain arsitektur, struktur dan konstruksi, sejarah dan teori arsitektur, tata kota, hingga aspek lingkungan dan keberlanjutan. Proses pembelajaran menuntut ketelitian, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan berbagai proyek dan studio perancangan.
Amabel Nikithalia Perangin-angin mampu melalui seluruh tantangan tersebut dengan sangat baik. Beragam tugas studio, presentasi desain, hingga proyek perancangan skala kecil dan besar diselesaikan secara konsisten dengan hasil yang membanggakan. Ketekunan dalam belajar, manajemen waktu yang baik, serta semangat untuk terus berkembang menjadi kunci keberhasilannya mempertahankan prestasi akademik hingga akhir masa studi.
Keberhasilan Amabel tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga menjadi sumber motivasi bagi generasi muda Indonesia, khususnya masyarakat Karo. Prestasi ini membuktikan bahwa anak daerah memiliki potensi besar untuk berprestasi di dunia akademik dan profesional, tanpa batasan latar belakang.
Kisah Amabel Nikithalia Perangin-angin diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk berani bermimpi, berjuang dengan sungguh-sungguh, dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan pendidikan. Dengan semangat dan dedikasi, prestasi setinggi apa pun dapat diraih.
Suksel selalau, Nande Nangin.
