Pendaftaran GoFood 2026 Dibuka: Ini Syarat, Cara Daftar, dan Peluang UMKM Kuliner

Pendaftaran GoFood 2026 kembali menjadi perhatian pelaku usaha kuliner di Indonesia. Di tengah ketatnya persaingan usaha makanan dan minuman, GoFood masih menjadi salah satu kanal distribusi digital utama yang banyak dimanfaatkan UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan omzet.

Sejumlah media nasional dan daerah dalam beberapa hari terakhir ramai memuat panduan cara daftar GoFood 2026, menandakan tingginya minat pelaku usaha, khususnya warung kecil, usaha rumahan, hingga kedai kaki lima yang ingin masuk ke ekosistem digital.

GoFood Masih Jadi Andalan UMKM Kuliner

GoFood dinilai tetap relevan karena memiliki basis pengguna aktif yang besar dan terintegrasi langsung dengan layanan Gojek. Bagi UMKM, platform ini bukan hanya berfungsi sebagai aplikasi pesan-antar, tetapi juga sebagai etalase digital untuk menjangkau konsumen di luar lingkungan sekitar.

Pada 2026, GoFood masih membuka pendaftaran tanpa biaya pendaftaran, dengan sistem verifikasi berbasis aplikasi yang dinilai lebih cepat dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Syarat Daftar GoFood 2026

Berikut syarat umum pendaftaran GoFood yang perlu disiapkan pelaku usaha:

  1. Identitas pemilik usaha (KTP)

  2. Nomor HP aktif

  3. Alamat usaha yang jelas

  4. Rekening bank atas nama pemilik

  5. Foto tempat usaha dan menu

  6. Email aktif

Untuk usaha rumahan, GoFood tetap membuka peluang selama alamat dapat diverifikasi dan menu yang dijual jelas.

Cara Daftar GoFood 2026

Proses pendaftaran GoFood saat ini dilakukan secara online melalui aplikasi GoBiz, dengan langkah utama sebagai berikut:

  1. Unduh aplikasi GoBiz di Play Store atau App Store

  2. Pilih menu Daftar Jadi Partner GoFood

  3. Isi data usaha sesuai formulir

  4. Unggah dokumen dan foto pendukung

  5. Tunggu proses verifikasi dari pihak GoFood

Jika data lengkap dan jelas, proses persetujuan umumnya berlangsung beberapa hari.

Meski peluang pasar masih besar, pelaku UMKM kuliner juga menghadapi tantangan baru, seperti:

  • Persaingan harga antar merchant

  • Potongan komisi platform

  • Kebutuhan konsistensi kualitas dan kecepatan layanan

Namun demikian, GoFood tetap dianggap relevan, terutama bagi usaha yang mampu mengelola menu, foto produk, dan strategi promo dengan baik.

Pengamat UMKM menilai, masuk ke GoFood bukan jaminan otomatis omzet naik, tetapi bisa menjadi pintu masuk ke pasar digital jika dikelola serius. UMKM disarankan tidak hanya bergantung pada satu platform, melainkan menjadikan GoFood sebagai bagian dari strategi distribusi yang lebih luas.